DONOR DARAH: “Satu Tetes, Banyak Kehidupan”
- 05/02/2026
- Posted by: putri putri
- Category: Uncategorized
Kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui kegiatan Donor Darah bertema “Satu Tetes, Banyak Kehidupan” yang diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa STIQ Isy Karima. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi kemanusiaan yang selaras dengan karakter lembaga yang menjunjung tinggi aqidah salimah, ibadah shahihah, akhlaqul karimah, dan jasadul qowiyyah.
Donor darah bukan sekadar kegiatan medis, tetapi proses mulia ketika seseorang secara sukarela menyumbangkan darahnya demi kebutuhan pengobatan dan pemulihan kesehatan orang lain. Darah yang didonorkan berperan penting dalam menjaga ketersediaan pasokan yang aman dan mencukupi bagi pasien, baik untuk penanganan kondisi kronis seperti anemia, kebutuhan pascaoperasi, maupun terapi berbagai penyakit. Di sisi lain, bagi pendonor sendiri, kegiatan ini memberikan manfaat kesehatan seperti merangsang produksi sel darah baru yang lebih baik, sekaligus menjadi sarana menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah ini dirancang dalam rangkaian pemeriksaan kesehatan, prosesi donor darah, hingga tahap pemulihan, dengan fasilitas yang mendukung seperti layanan kesehatan, sarana donor yang memadai, konsumsi, serta ruang silaturahmi yang memperluas relasi kebaikan. Tujuan kegiatan ini meliputi penanaman nilai empati dan ukhuwah islamiyyah, edukasi tentang pentingnya donor darah bagi kesehatan, serta kontribusi dalam mendukung program kesehatan nasional guna menjaga ketersediaan darah yang aman. Kegiatan ini terbuka bagi keluarga besar Ma’had Tahfizhul Qur’an Isy Karima dan masyarakat luas, yang telah terlaksana pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di Auditorium STIQ Isy Karima.
Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh pendonor yang telah meluangkan waktu, tenaga, dan kepeduliannya. Setiap tetes darah yang disumbangkan bukan hanya bantuan medis, tetapi juga simbol kasih sayang, solidaritas, dan kemanusiaan. Semoga kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para pendonor, serta menjadi wasilah hadirnya kesehatan dan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Aamiin.
