03
DEC
2021

5 MUSISI HIJRAH YANG MENDALAMI ISLAM

Musik dan Islam sudah lama menjadi perbincangan masyarakat Tanah Air dalam beberapa tahun ini. Banyak musisi Indonesia yang ‘gantung gitar’ lalu meninggalkan musik dan serius mendalami agama Islam. Fenomena ini dikenal masyarakat dengan sebutan ‘hijrah’.

Sebagian dari mereka menganggap musik sebenarnya tak sesuai dengan syariat agama dan sangat percaya musik bisa menimbulkan tindakan buruk bagi mereka yang melakukannya. Maka dari itu mereka yang percaya ‘musik itu haram’ mantap meninggalkannya secara total dan sampai sekarang memilih mempelajari ilmu agama Islam secara mendalam.

Dalam Islam di Indonesia, memang sampai saat ini hukum penggunaan musik untuk dakwah masih menjadi kontroversi walau pun sudah banyak dilakukan.

Akhir akhir ini, banyak musisi musisi yang akhrinya hijrah dan meninggalkan musik. Artikel berikut membahas tentang 5 musisi yang meninggalkan musik dan memilih mendalami agama. Siapa saja mereka?

  1. Yuki

Pria bernama lengkap Yuki Arifin Martawidjaja ini diketahui hijrah belum lama ini. Awalnya pada Mei lalu foto-foto Yuki membersihkan kaca jendela masjid membuat heboh netizen. Dari situ, diketahui Yuki ternyata memang sedang mempelajari agama Islam secara mendalam bersama kawan-kawan lamanya.

Pada sebuah wawancara, Yuki mengaku selama ini sangat menyesal kenapa tak dari dulu mendalami agama Islam. Sebagai seorang publik figur, rocker senior tahun 90an, Yuki merasa berdosa sudah memberi banyak contoh buruk kepada para penggemarnya. Alasan itulah yang memantapkan Yuki untuk berhijrah.

“Semua hal durjana yang dikerjakan oleh laki-laki, pernah saya kerjakan. Kalau ingin menemukan sebuah jalan kebahagiaan yang hakiki ya cuma ini jawabannya,” kata Yuki.

Namun Yuki mengaku tidak berhenti bermusik dan tetap akan berkarya bersama Pas Band, yang sudah seperti keluarganya sendiri. Dalam waktu ke depan, pria yang hampir kepala lima ini ingin memberikan pengertian kepada para penggemarnya tentang apa pentingnya arti ibadah dan ingat Tuhan dalam menjalani kehidupan.

  • Ucay

Ucay juga diketahui hijrah dan stop bermusik. Mantan vokalis Rocket Rockers ini merasa galau bermusik sejak kerap bandnya itu diundang manggung di klab malam. Ucay semakin lama semakin resah melihat banyak orang mabuk-mabukan dan tak kenal ajaran agama.

“Saya merasa kegiatan saya ini (main musik) mulai bertabrakan dengan agama saya, yaitu Islam,” kata pria bernama lengkap Noor Al-Kautsar ini.

  • Salman Al Jugjawy

Sosok musisi Sakti Ari Seno atau yang dulu dikenal dengan nama Sakti sudah jarang terlihat tampil di TV sejak memutuskan hengkang dari grup band Sheila On 7. Sejak keluar dar SO7 pada 2006 silam, ia mengubah namanya menjadi Salman Al Jugjawy. Penampilanya pun berubah seiring dengan keputusannya memperdalam ilmu agama.

Meski begitu, ia tidak benar-benar meninggalkan musik. Pada tahun 2010 Salman Al Jugjawy sempat mengeluarkan sebuah album religi bertajuk ‘Selamatkan’ di bawah naungan labelnya sendiri bernama Al Jugjawy Records. Tiga tahun kemudian ia mengeluarkan album religi lagi bertajuk ‘Islam Itu Indah’.

Salman kini menetap di Jogja dan tak berhenti melakukan silaturahmi kepada teman-teman musisi. Kini dia mempunyai dua bisnis yang terbilang sukses.

Salman membuat toko busana dan aksesori muslim yang ia beri julukan ‘Distro Akhir Zaman’ bernama aljugjawy.co. Sedangkan bisnisnya yang kedua adalah toko buku online bernama salmanlibrary. Kedua bisnisnya itu dia kelola sendiri dari rumahnya di Jogja dan sangat aktif melakukan promo di media sosial Instagram.

  • Ombat Nasuition

M Hariadi Nasution atau dikenal sebagai Ombat Nasution ini juga diketahui hijrah dan mendalami ajaran agama Islam. Namun Ombat tak stop bermusik dengan band metalnya, Tengkorak. Ombat bersama Tengkorak memilih musik sebagai media penyampaian pesan mereka soal agama.

Selain masih berkesenian bersama Tengkorak, Ombat kini juga menjadi Managing Partners MHN Law Firm, Ketua Lembaga Bantuan Hukum Muslim Indonesia (LBHMI), dan Ketua Badan Pengurus PUSHAMI (Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia).

  • Derry Sulaiman

Nama Deri Guswan Pramona dulu dikenal sebagai seorang gitaris band thrash metal Betrayer. Tapi perubahan total terjadi pada dirinya, hingga akhirnya menjadi seorang pendakwah dan berganti nama jadi Derry Sulaiman.

Namun hijrahnya Derry tak membuat dia lantas mengharamkan musik. Pria yang memilih keluar dari Betrayer pada 1998 silam itu sampai kini masih mencintai musik dan malah membuatnya sebagai media dakwah Islam.

“Dakwah saya beda sama dai kondang ya. Ilmu mereka dari pesantren, ilmunya lebih jauh dari saya. Saya lebih banyak di jalan ketimbang di masjid. Dakwah saya lebih banyak ajak orang untuk ke masjid. Kalau ketemu sama teman-teman metal, selalu bilang musik boleh metal, salat tak bisa tinggal,” kata Derry.

Berikut merupakan orang orang yang rela meninggalkan hobi mereka yaitu bermusik demi memilih mempelajari agma lebih dalam. Gimana menurut klean tentang orang orang diatas?

Leave a Reply

*

captcha *