21
FEB
2020

KARENA AKHIRAT TUJUANYA!

Islam ini agama yang sangat enak . Apa saja yang diperintahkan dalam Islam pasti ada untungnya untuk kita. Setiap yang dilarang pasti berbahaya untuk kita. Pasti. Kita berbuat baik, sedikit saja pasti Allah balas, bahkan berlipat ganda.

Hanya saja, akhir-akhir ini menjamur pemikiran berbahaya, yakni menggadai akhirat demi dunia : sedekah agar kaya, puasa agar sehat, tahajud agar badan kuat, mengahafal Al-qur’an agar cerdas dan seterusnya. Semua yang dilakukan memang suatu amalan yang baik, tetapi niat di dalam hati tidaklah ikhlas karena Allah, hanya ingin mendapatkan tujuan-tujuan duniawi semata. Jika memang demikian mereka bisa termasuk orang-orang tercela, sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah : Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (bagian) di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (Q.s. Hud :15-16)

Maksud dari  “Barang siapa yang menghendaki kehidupan dunia” yaitu siapa yang ingin kenikmatan dunia dengan melakukan amalan akhirat. Dan maksud “perhiasan dunia”  yaitu anak dan harta. Maka mereka yang beramal seperti ini : “niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan”. Maksudnya mereka akan diberikan dunia yang mereka inginkan. Ini semua diberikan bukan karena baiknya amalan mereka, melainkan untuk melenakan mereka dan terjerumus dalam kebinasaan karena rusaknya amalan mereka. Dan juga mereka tidak akan pernah yubkhasuun, yakni balasan dunia mereka tidak dikurangi sedikitpun, artinya mereka mendapat dunia yang mereka cari seutuhnya.

Dunia mungkin saja mereka dapat, tapi apa yang akan mereka peroleh di akhirat nanti?, simak firman Allah selanjutnya, “Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (bagian) di akhirat, kecuali neraka”. Inilah akibat dari orang beramal untuk mendapatkan dunia saja. Adapun di akhirat mereka tidak akan memperoleh pahala karena mereka dalam beramal tidak mengharap akhirat. Karena balasan akhirat hanya akan diperoleh bagi orang yang menginginkannya. Allah berfirman, Dan barangsiapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha kearah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah mukmin, maka mereka itulah orang-orang yang usahanya dibalasi dengan baik. (Q.s. al-Israa’ :19)

Ini semua dikarenakan mereka dahulu di dunia beramal tidak ikhlas untuk mengharap wajah Allah sehingga ketika di akhirat sia-sialah amalan mereka.  Naudzubillahi mindzalik.

Sebenarnya jika seseorang memurnikan amalan hanya untuk mengharap wajah Allah, niscaya dunia akan menghampirinya tanpa dicari-cari. Namun jika dunia yang selalu jadi tujuannya dalam beramal, ya dunia ia dapatkan tapi sekedar yang Allah takdirkan saja.

Marilah saudaraku, kita ikhlaskan selalu niat kita ketika beramal. Murnikanlah semua amalan hanya untuk menggapai ridho Allah. Janganlah niatkan satu amalanpun  hanya untuk meraih kenikmatan dunia semata. Ikhlaskanlah amalan tersebut pada Allah, niscaya dunia juga akan kita raih.

Leave a Reply

*

captcha *